Perdagangan Indonesia dan Rusia meningkat 12% pada 2025, dengan nilai perdagangan mencapai sekitar US$4,8 miliar. Pertumbuhan ini membuka peluang bagi bisnis Indonesia untuk memperluas pasar dan membangun kerja sama di berbagai sektor. Namun, ekspansi ke pasar Rusia membutuhkan kesiapan keuangan, mulai dari perhitungan biaya dan margin, pengelolaan arus kas, risiko nilai tukar, hingga pencatatan transaksi yang rapi. Bagi pelaku usaha, pertumbuhan perdagangan bilateral dapat menjadi momentum untuk mulai mempersiapkan bisnis memasuki pasar internasional.
BI menahan suku bunga acuan di level 6%. Simak dampak langsung keputusan moneter ini terhadap angsuran KPR floating, bunga deposito, dan arus kas Anda.
Pemerintah menargetkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis mulai beroperasi pada 1 Januari 2027. Bursa yang berada di bawah pengawasan OJK ini ditujukan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam menentukan harga komoditas strategis dan membangun Indonesia Reference Price. Rencana tersebut menjadi bagian dari agenda transformasi ekonomi dalam RAPBN 2027. Bagi dunia usaha, perubahan ini menunjukkan semakin pentingnya transparansi transaksi, pengelolaan data, dan pencatatan keuangan dalam menghadapi perubahan ekosistem perdagangan komoditas.