Perdagangan Indonesia dan Rusia meningkat 12% pada 2025, dengan nilai perdagangan mencapai sekitar US$4,8 miliar. Pertumbuhan ini membuka peluang bagi bisnis Indonesia untuk memperluas pasar dan membangun kerja sama di berbagai sektor. Namun, ekspansi ke pasar Rusia membutuhkan kesiapan keuangan, mulai dari perhitungan biaya dan margin, pengelolaan arus kas, risiko nilai tukar, hingga pencatatan transaksi yang rapi. Bagi pelaku usaha, pertumbuhan perdagangan bilateral dapat menjadi momentum untuk mulai mempersiapkan bisnis memasuki pasar internasional.
BI menahan suku bunga acuan di level 6%. Simak dampak langsung keputusan moneter ini terhadap angsuran KPR floating, bunga deposito, dan arus kas Anda.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di 5,75% pada RDG Agustus 2026 di tengah tekanan eksternal dan volatilitas Rupiah. Keputusan tersebut menunjukkan bahwa stabilitas nilai tukar masih menjadi prioritas, sementara BI tetap berupaya menjaga pertumbuhan melalui berbagai instrumen moneter dan makroprudensial. Kondisi ini penting diperhatikan masyarakat dan pelaku usaha karena arah suku bunga dapat memengaruhi biaya pinjaman, investasi, harga barang impor, hingga perencanaan keuangan bisnis.