Indonesia sedang mengalami lonjakan pembangunan data center seiring meningkatnya kebutuhan cloud computing dan AI. Namun, di balik investasi miliaran dolar tersebut terdapat kebutuhan listrik, air, dan infrastruktur yang sangat besar. Lantas, siapa yang menanggung biaya dan dampak dari kebutuhan energi industri data center yang terus berkembang?
Google Maps bukan sekadar aplikasi penunjuk jalan. Di balik prediksi kemacetan dan estimasi waktu perjalanan, terdapat kombinasi data lokasi, informasi lalu lintas real-time, pola historis, machine learning, dan teknologi Graph Neural Network. Dengan mempelajari bagaimana kondisi jalan berubah dari waktu ke waktu, Google Maps dapat memperkirakan kemungkinan kemacetan dan memilih rute yang paling efisien
Smartphone modern tidak hanya mengandalkan sensor dan lensa untuk menghasilkan foto. Melalui computational photography, berbagai frame dapat ditangkap, disejajarkan, digabungkan, dan diproses menggunakan algoritma serta machine learning untuk mengurangi noise, mempertahankan detail, dan meningkatkan dynamic range. Inilah alasan mengapa foto dari smartphone dapat terlihat lebih baik daripada yang kita duga dari ukuran hardware-nya.